Nuzulul Qur’an Sebagai Puncak Acara Safari Ramadhan

Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang penuh berkah. Sebab di bulan ini Allah memberikan berlipat pahala bagi orang yang mengerjakan kebaikan. Berbagi takjil kepada orang tidak mampu merupakan salah satu tradisi yang dilakukan selama bulan Ramadan oleh SMA Negeri 1 Malang. Memberikan Takjil merupakan salah satu cara yang paling mudah dan cukup terjangkau untuk mendapatkan pahala yang dijanjikan Allah SWT tersebut.

Untuk itu, SMA Negeri 1 Malang mengadakan program “Safari Ramadhan” kegiatan ini merupakan program kerja dari OSIS/MPK, seluruh kelas X dan XI dijadwalkan untuk berbagi takjil, dibagikan kepada masyarakat dhuafa, termasuk para pejuang nafkah yang berjuang di jalanan seperti petugas kebersihan, pedagang asongan, pemulung sampah hingga driver ojek online yang ketika adzan maghrib berkumandang masih berada di jalanan.

Program ini mengajarkan karakter yang baik dan kepada sesama untuk menambah kesempurnaan ibadah di bulan Ramadhan ini. Memberikan takjil kepada orang yang membutuhkan dapat mempererat hubungan sosial dan meningkatkan rasa empati antara sesama.

Selain bererbagi takjil, diprogramkan pula acara berbagi santunan di yayasan sosial, sedangkan puncak acara safari Ramadhan ditutup dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar pada tanggal 28 Maret 2024 di aula Tugu menghadirkan penceramah Dr. KH. Sudirman Nahrawi, M. Ag. Acara dibuka oleh Bapak Dr. Basuki Agus Priyana Putra, M.Pd. Acara diisi pula dengan Khotmil Qur’an oleh SKI, IMTAQ/Wali kelas/perwakilan siswa-siswi. Inti peringatan Nuzulul Qur’an adalah agar umat Islam mengambil hikmah atas turunnya Al-Quran. Dengan begitu, umat diharapkan menjadi semakin dekat dengan Al-Qur’an, semakin rajin membaca, mentadabbur makna, dan mengamalkannya.

Untuk memeriahkan acara dan melatih kewirausahaan perwakilan kelas juga membuka bazaar takjil.  Menjelang berbuka kegiatan dihentikan untuk persiapan buka bersama dan sholat magrib berjamaah.  Jangan lewatkan bulan Ramadhan berlalu begitu saja, karena kita akan menjadi hamba yang merugi. Dengan doa memohonlah kepada Allah SWT agar keberkahan dan kebaikan Ramadhan itu merasuk dihati dan jiwa kita. Senantiasa dzikir, dan setiap helaan napas penuh dengan rasa tafakur yang teraplikasi dalam setiap gerak dan langkah hidup kita di dunia ini. (humas_smansa)